Azman Sulaiman

Saya seorang LELAKI ;-)

  • Tingkat Pahala Sedekah


    Kisah yg mengetuk Hati..
    SubhanaLLAH, masyaALLAH ❤

    Suatu hari ada seorang pengemis mengetuk pintu rumah Rasulullah Saw. Pengemis itu berkata:
    "saya pengemis ingin meminta sedekah dari Rasulullah."
    Rasulullah bersabda:
    "Wahai Aisah berikan baju itu kepada pengemis itu". Sayyidah Aisyah pun akhirnya melaksanakan perintah Nabi.
    Dengan hati yang sangat gembira, pengemis itu menerima pemberian beliau, dan langsung pergi ke pasar serta berseru di keramaian orang di pasar: "Siapa yang mau membeli baju Rasulullah? ". Maka dengan cepat berkumpullah orang-orang, dan semua ingin membelinya.

    Ada seorang yang buta mendengar seruan tersebut, lalu menyuruh budaknya agar membelinya dengan harga berapapun yang diminta, dan ia berkata kepada budaknya: jika kamu berhasil mendapatkannya, maka kamu merdeka. Akhirnya budak itupun berhasil mendapatkannya. Kemudian diserahkanlah baju itu pada tuannya yang buta tadi.

    Alangkah gemberinya si buta tersebut, dengan memegang baju Rasulullah yang didapat, orang buta tersebut kemudian berdoa dan berkata:
    "Yaa Rabb dengan hak Rasulullah dan berkat baju yg suci ini maka kembalikanlah pandanganku".
    MaaSyaa Allah...dengan izin Allah, spontan orang tersebut dapat melihat kembali.

    Keesokan harinya, iapun pergi menghadap Rasulullah dengan penuh gembira dan berkata:
    "Wahai Rasulullah... pandanganku sudah kembali dan aku kembalikan baju anda sebagai hadiah dariku".
    Sebelumnya orang itu menceritakan kejadiannya sehingga Rasulullah pun tertawa hingga tampak gigi gerahamnya.

    Kemudian Rasulullah bersabda kepada Sayyidah Aisyah:
    "Perhatikanlah baju itu wahai Aisyah, dengan berkahNya, ia
    telah mengkayakan orang yang miskin, menyembuhkan yang buta, memerdekakan budak dan kembali lagi kepada kita."

    Subhanallah...

    Al-Imam as-Suyuti menyebutkan dalam salah satu kitabnya bahwa pahala shadaqah itu ada 5 macam:

    أَنَّ ثَوَابَ الصَّدَقَةِ خَمْسَةُ أَنْوَاعٍ : وَاحِدَةٌ بِعَشْرَةٍ وَهِيَ عَلَى صَحِيْحِ الْجِسْمِ ، وَوَاحِدَةٌ بِتِسْعِيْنَ وَهِيَ عَلَى الْأَعْمَى وَالْمُبْتَلَى ، وَوَاحِدَةٌ بِتِسْعِمِائَةٍ وَهِيَ عَلَى ذِي قَرَابَةٍ مُحْتَاجٍ ، وَوَاحِدَةٌ بِمِائَةِ أَلْفٍ وَهِيَ عَلَى الْأَبَوَيْنِ ، وَوَاحِدَةٌ بِتِسْعِمِائَةِ أَلْفٍ وَهِيَ عَلَى عَالِمٍ أَوْ فَقِيْهٍ اهـ
    (كتاب بغية المسترشدين)

    "Sesungguhnya pahala bersedekah itu ada lima kategori :
    1) Satu dibalas sepuluh (1:10) yaitu bersedekah kepada orang yang sehat jasmani

    2) Satu dibalas sembilan puluh (1:90) yaitu bersedekah terhadap orang buta, orang cacat atau tertimpa musibah, termasuk anak yatim dan piatu

    3) Satu dibalas sembilan ratus (1:900) yaitu bersedekah kepada kerabat kaum keluarga serta saudara

    4) Satu dibalas seratus ribu (1: 100.000) yaitu sedekah kepada kedua orangtua

    5) Satu dibalas sembilan ratus ribu (1 : 900.000) yaitu bersedekah kepada orang yg alim atau ahli fiqih.
    [Kitab Bughyatul Musytarsyidin]

    Semoga Allah SWT memudahkan kita untuk bermurah hati, suka bersedekah dengan ikhlas. Aamiiiin...
  • Database Hadis Sahih Bahasa Melayu


    Ini adalah database hadis yg dibangunkan oleh UiTM. Taip hadis tentang apa yg hendak dicari pada bahagian 'pertanyaan'. Akan keluar segala hadis yang berkaitan InshaAllah.

    Contoh: Taip 'emas', akan keluar hadis2 berkaitan emas.

    Semoga bermanfaat.

    http://sigir.uitm.edu.my/webhadis/
  • Doa Selepas Solat 2


    Doa dalam ejaan rumi:

    Bismillahi rahman nirrahim, alhamdulillahi robbil alamin, hamdan yuwa fi ni’mahu wa yukaffi-u-mazidah, ya rabbana lakal hamdukama yan barghi lijali wajhika wa azimi sultonik.

    Allahummasolli ‘ala saiyyidina muhammadin fi awwalin wal akhirin, wassalim waradiallahu taala ‘an sadatina ashabi saiyidina rasulillah hi ajmain.

    Allahummah yi na bil iiman, wahsyurna bi imaan, wa adhilna jannata maal imaan, birahmatika ya arhamarrohimin.

    Allahumma ‘aa inna ‘ala zikrika wa syukrika wa husni ibadatika.

    Allahumma inna nas aluka ‘ill huda wattuko wal ‘afa-fa wal-gri-na.

    Allahumma taqabbal minna solatana tammah. Wagfirlana zunubana ‘ammah

    Walaa tuabzibnaa ilaa yaumil qiyamah innaka ‘alaa kulli syai’in qodir.

    Allahummagfirlana zunubana waliwalidaina warhamhuma kama robbayana sogriro.

    Allahummah yiina bihayatil ulama’ wa ‘amitna bimauti syuhada’, wagsyurna fi zumrotil auliya’ wa adhilnal jannata maal anbiya-i-alaihimussolatu wassalam.

    Rabbana laa kulubana ba’da iz hadaitana wa hablana min ladunka rahmah innaka antal-wahhab.

    Rabbanag-firlana zunubana wa isrofana fi amrina wa ssabit akdamana, wansurna ‘alal qaumil kafirin.

    Rabbana fagfirlana zunubana, wakaffir ‘anna saiyiatina, watawaffana ma’al abrar.

    Allahumma robbana atina fiddunya hasanatan wa fil aa hiroti hasanatan wakina azabannar.

    Allahumma tim lanaa yaa Allah bi husnil khotimah, wala tahtim ‘alaina yaa Allah bi suu ‘ill khotimah.

    Wasalallahhu ala saiyidina muhammadin wa ala alihi wasohbihi wassalam, subhana robbika robbil izzati ‘amma ya sifun, wassalamu ‘alal robbil alamin.

    Maksudnya:

    Dengan nama Allah yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang. Dengan puji yang sebanding dengan nikmatNya dan menjamin tambahanNya.

    Wahai Tuhan kami, bagiMu segala pujian yang selayaknya bagi keagungan zatMu dan kebesaran kekuasaanMu.

    Ya Allah, cucurilah kesejahteraan ke atas junjungan kami Nabi Muhammad mencakupi orang-orang terdahulu dan terkemudian, dan anugerahkanlah keselamatan kepadanya.

    Restu Allah mudah-mudahan dikurniakan kepada pemimpin-pemimpin kami dari kalangan para sahabat Rasulullah sekalian.

    Ya Allah, hidupkanlah kami dengan iman, kumpulkan kami dengan iman dan masukkan kami ke dalam syurga bersama iman, dengan berkat rahmatMu, wahai Yang Paling Pengasih di antara yang mengasihani.

    Ya Allah, tolonglah kami untuk mengingati Mu, bersyukur kepada Mu dan melakukan ibadah yang sebaiknya untuk Mu.

    Ya Allah, kami pohon kepadaMu petunjuk, ketaqwaan, kehormatan diri dan kecukupan.

    Ya Allah, terimalah solat kami sepenuhnya, dan ampunkanlah segala dosa kami semuanya.

    Janganlah Engkau seksa kami biar pun sampai ke hari kiamat nanti. Sesungguhnya engkau Maha Berkuasa atas segala sesuatu.

    Ya Allah, ampunkanlah dosa-dosa kami dan ibu bapa kami. Rahmatilah mereka berdua sebagaimana mereka mendidik kami dengan baik sejak kecil.

    Ya Allah, hidupkan kami seperti kehidupan para ulama.

    Matikan kami seperti  kematian para syuhada. Kumpulkan kami ke dalam kumpulan para wali. Masukkan kami ke dalam syurga bersama nabi.

    Wahai Tuhan kami, janganlah engkau pesongkan hati kami  setelah mana Engkau berikan petunjuk kepada kami.

    Berikan kami rahmat dari sisiMu, sesungguhnya Engkau adalah Tuhan Maha Pemberi.

    Wahai Tuhan kami, ampunkanlah dosa-dosa kami dan keterlanjuran kami dalam segala urusan kami. Serta teguhkanlah pendirian kami dan tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.

    Wahai Tuhan kami, ampunkanlah segala dosa kami, hapuskan kejahatan kami dan matikan kami bersama-sama orang yang baik.

    Ya Allah, berikan kepada kami di dunia ini kebaikan dan di akhirat juga kebaikan. Selamatkan kami daripada api neraka.

    Ya Allah, sudahi ajal kami dengan kesudahan yang baik. Janganlah Engkau sudahi terhadap kami, ya Allah, dengan kesudahan yang buruk.

    Selawat dan salam sejahtera Allah ke atas junjungan kami Nabi Muhammad, ahli keluarga dan para sahabatnya.

    Maha Suci Tuhan yang Maha Mulia daripada sebarang kekurangan.

    Salam sejahtera ke atas para rasul dan segala puji hanya untuk Allah, Tuhan sekalian alam.
  • Doa Selepas Solat 1


    Bacaan Rumi:

    Bismillahirrahmanirrahim, alhamdulillahirobbil ‘alamin, wassolatu wassalaamu ‘alaa asyrofil anbiyaa iwalmursalin sayyidina muhammadin wa’alaa aalihi wasohbihi ajma’in.

    Allahumma taqobbalminnaa solaatana wadhu’aa ana innaka antassami’ul ‘alim, watub ‘alainaa innaka antattawwaburrohim.

    Allahummaj ‘aldinanaa diinannabiyyi muhammadin sollallahu ‘alaihi wasallam, wa islaamana islaamal muslimiin, wa iimananaa iimanal mu’minin, wasolaatana solaatal khoosyi’in.

    wa a’maalana a’maalassolihin, waniyyaa tana niyyatal mukhlisin, wazunuubana ya Allahu zunuubal mustaghfirin.

    Wahayaatana hayaatal ‘ulama’, wamautana bimautissyuhada, wa adkhilnal jannata ma’al anbiyaa’i ‘alaihimusoolatu wassalam.

    Robbona aatina fiddunya hasanah, wafil aakhiroti hasanah, waqina ‘azaabannar, wasollallahu ‘ala khoiri khoqihi sayyidina muhammadin wa’ala aalihi wasohbihi wasallam, subhaana robbika robbil ‘izzati ‘amma yasifun, wasalaamun ‘alal mursalin, walhamdulillahi robbil ‘alamin.

    Maksudnya:

    Dengan nama Alah, yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang.

    Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam.

    Selawat dan salam atas semulia-mulia para nabi dan rasul, junjungan kami Muhammad dan ats keluarga dan sahabat Baginda seluruhnya.

    Ya Allah, ya Tuhan kami! Terimalah solat dan doa kami.

    Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.

    Berilah keampunan kepada kami, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

    Ya Allah, jadikanlah agama kam agama Nabi Muhammad.

    Keislaman kami, Islam yang sebenar-benarnya.

    Keimanan kami, iman yang sempurna.

    Solat kami, solat yang khusyuk.

    Amal kami, amal yang soleh.

    Niat kami, niat yang ikhlas.

    Jadikanlah dosa-dosa kami, dosa-dosa yang terampun.

    Jadikanlah hidup dan kehidupan kami, hidup dan kehidupan para ulama.

    Mati kami dengan mati syahid.

    Ya Allah, masukkanlah kami ke dalam syurga bersama dengan para Nabi.

    Ya Tuhan kami, kurniakanlah kami kebaikan di dunia dan di akhirat.

    Jauhkanlah kami daripada seksaan neraka.

    Semoga Allah mencurahkan kesejahteraan ke atas sebaik-baik makhluknya, junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

    Maha suci Tuhan yang Maha Mulia daripada sebarang kekurangan.

    Salam sejahtera ke atas para rasul dan segala puji hanya bagi Allah, Tuhan sekalian alam.
  • Wirid Selepas Solat

    Disini saya susunkan langkah-langkah mudah yang boleh anda ikuti untuk melakukan wirid selepas solat:

    1. Mulakan dengan istigfar
    Untuk mendapat ganjaran yang lebih, marilah kita amalkan setiap kali selesai menunaikan solat fardhu dengan ucapan istigfar di bawah sebanyak tiga (3) kali:
    Aku memohon keampunan daripada Allah, Tuhan Yang Maha Agung, tiada Tuhan melainkan Allah. Dia hidup, berdiri dengan sendirinya, dan aku memohon keampunan daripadaNya.

    2. Seterusnya disambung dengan ucapan berikut sebanyak 3 atau 10 kali:
    Tiada Tuhan yang disembah melainkan Allah, Tuhan Yang Maha Esa tiada sekutu bagiNya. BagiNya segala kerajaan dan bagiNya segala pujian. Dialah Yang Maha Kuasa ke atas segala sesuatu.

    3. Disambung lagi dengan ucapan berikut sebanyak 3 atau 7 kali:
    Ya Allah, jauhkanlah kami daripada azab neraka

    4. Seterusnya disambung dengan ucapan:
    Ya Allah, Engkau yang menyelamatkan, daripadaMu keselamatan, kepadaMu kembali keselamatan. Maka hidupkanlah kami wahai Tuhan, dalam keselamatan. Masukkan kami ke syurga, negara keselamatan. Maka sucilah Engkau wahai Tuhan kami, Tuhan yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.

    5. Seterusnya disambung dengan bacaan Al-Fatihah
    Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani. Segala puji tertentu bagi Allah, Tuhan yang memelihara dan Mentadbirkan Alam. Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani. Yang Menguasai pemerintahan hari Pembalasan (hari Akhirat). Engkaulah sahaja (Ya Allah) Yang Kami Sembah dan kepada Engkaulah sahaja kami memohon pertolongan. Tunjukkan kami jalan yang lurus. Iaitu jalan orang-orang yang Engkau telah kurniakan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) orang-orang yang Engkau telah murkai dan bukan pula (jalan) orang-orang yang sesat.

    6. Seterusnya disambung dengan bacaan Al-Baqarah ayat 163:
    Dan Tuhan kamu ialah Tuhan yang Maha Esa; tiada Tuhan (Yang berhak disembah) selain dari Allah, yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.

    7. Seterusnya disambung dengan bacaan Al-Baqarah ayat 255:
    Allah, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Tetap hidup, Yang Kekal selama-lamanya mentadbirkan (sekalian makhlukNya). Yang tidak mengantuk usahkan tidur. Yang memiliki segala yang ada di langit dan yang ada di bumi. Tiada sesiapa yang dapat memberi syafaat (pertolongan) di sisiNya melainkan dengan izinNya. yang mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka, sedang mereka tidak mengetahui sesuatu pun dari (kandungan) ilmu Allah melainkan apa yang Allah kehendaki (memberitahu kepadanya). Luasnya Kursi Allah (ilmuNya dan kekuasaanNya) meliputi langit dan bumi; dan tiadalah menjadi keberatan kepada Allah menjaga serta memelihara keduanya. Dan Dia lah Yang Maha Tinggi (darjat kemuliaanNya), lagi Maha Besar (kekuasaanNya)

    8. Seterusnya disambung dengan bacaan Al-Baqarah ayat 285:
    Rasulullah telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, dan juga orang-orang yang beriman; semuanya beriman kepada Allah, dan Malaikat-malaikatNya, dan Kitab-kitabNya, dan Rasul-rasulNya. (Mereka berkata): “Kami tidak membezakan antara seorang dengan yang lain Rasul-rasulnya”. Mereka berkata lagi: Kami dengar dan kami taat (kami pohonkan) keampunanMu wahai Tuhan kami, dan kepadaMu jualah tempat kembali”.

    9. Seterusnya disambung dengan bacaan Al-Baqarah ayat 286:
    Allah tidak memberati seseorang melainkan apa yang terdaya olehnya. Ia mendapat pahala kebaikan yang diusahakannya, dan ia juga menanggung dosa kejahatan yang diusahakannya. (Mereka berdoa dengan berkata): “Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau mengirakan kami salah jika kami lupa atau kami tersalah. Wahai Tuhan kami ! Janganlah Engkau bebankan kepada kami bebanan yang berat sebagaimana yang telah Engkau bebankan kepada orang-orang yang terdahulu daripada kami. Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang kami tidak terdaya memikulnya. Dan maafkanlah kesalahan kami, serta ampunkanlah dosa kami, dan berilah rahmat kepada kami. Engkaulah Penolong kami; oleh itu, tolonglah kami untuk mencapai kemenangan terhadap kaum-kaum yang kafir”

    10. Seterusnya disambung dengan bacaan Ali-Imran ayat 18:
    Allah menerangkan (kepada sekalian makhlukNya dengan dalil-dalil dan bukti), bahawasanya tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang sentiasa mentadbirkan (seluruh alam) dengan keadilan, dan malaikat-malaikat serta orang-orang yang berilmu (mengakui dan menegaskan juga yang demikian); tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia; Yang Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana.

    11. Seterusnya disambung dengan bacaan Ali-Imran ayat 19:
    Sesungguhnya agama (yang benar dan diredai) di sisi Allah ialah Islam. Dan orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberikan Kitab itu tidak berselisih (mengenai agama Islam dan enggan menerimanya) melainkan setelah sampai kepada mereka pengetahuan yang sah tentang kebenarannya; (perselisihan itu pula) semata-mata kerana hasad dengki yang ada dalam kalangan mereka. Dan (ingatlah), sesiapa yang kufur ingkar akan ayat-ayat keterangan Allah, maka sesungguhnya Allah Amat segera hitungan hisabNya.

    12. Seterusnya disambung dengan bacaan Ali-Imran ayat 26:
    Katakanlah (wahai Muhammad): “Wahai Tuhan yang mempunyai kuasa pemerintahan! Engkaulah yang memberi kuasa pemerintahan kepada sesiapa yang Engkau kehendaki, dan Engkaulah yang mencabut kuasa pemerintahan dari sesiapa yang Engkau kehendaki. Engkaulah juga yang memuliakan sesiapa yang Engkau kehendaki, dan Engkaulah yang menghina sesiapa yang Engkau kehendaki. Dalam kekuasaan Engkaulah sahaja adanya segala kebaikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu.

    13. Seterusnya disambung dengan bacaan Ali-Imran ayat 27:
    “Engkaulah (wahai Tuhan) yang memasukkan waktu malam ke dalam waktu siang, dan Engkaulah yang memasukkan waktu siang ke dalam waktu malam. Engkaulah juga yang mengeluarkan sesuatu yang hidup dari benda yang mati, dan Engkaulah yang mengeluarkan benda yang mati dari sesuatu yang hidup. Engkau jualah yang memberi rezeki kepada sesiapa yang Engkau kehendaki, dengan tiada hitungan hisabnya”.

    14. Selepas itu bacalah surah Al-Ikhlas:
    Katakanlah (wahai Muhammad): “(Tuhanku) ialah Allah Yang Maha Esa. Allah Yang menjadi tumpuan sekalian makhluk untuk memohon sebarang hajat. Ia tiada beranak, dan Ia pula tidak diperanakkan. Dan tidak ada sesiapapun yang serupa denganNya.

    15. Disambung dengan bacaan surah Al-Falaq:
    Katakanlah (wahai Muhammad); “Aku berlindung kepada (Allah) Tuhan yang menciptakan sekalian makhluk. Dari bencana makhluk-makhluk yang Ia ciptakan. Dan dari bahaya gelap apabila ia masuk. Dan dari kejahatan makhluk-makhluk yang menghembus-hembus pada simpulan-simpulan (dan ikatan-ikatan). Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia melakukan dengkinya.

    16. Disambung lagi dengan surah An-Nas:
    Katakanlah (wahai Muhammad): “Aku berlindung kepada (Allah) Pemulihara sekalian manusia. Yang Menguasai sekalian manusia. Tuhan yang berhak disembah oleh sekalian manusia. Dari kejahatan pembisik penghasut yang timbul tenggelam. Yang melemparkan bisikan dan hasutannya ke dalam hati manusia. (Iaitu pembisik dan penghasut) dari kalangan jin dan manusia”

    17. Diikuti bacaan Al-Fatihah sekali lagi:
    Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani. Segala puji tertentu bagi Allah, Tuhan yang memelihara dan Mentadbirkan Alam. Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani. Yang Menguasai pemerintahan hari Pembalasan (hari Akhirat). Engkaulah sahaja (Ya Allah) Yang Kami Sembah dan kepada Engkaulah sahaja kami memohon pertolongan. Tunjukkan kami jalan yang lurus. Iaitu jalan orang-orang yang Engkau telah kurniakan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) orang-orang yang Engkau telah murkai dan bukan pula (jalan) orang-orang yang sesat.

    18. Kemudian mulakan tasbih dengan ucapan:
    Tuhanku, penjagaku Maha Suci Allah

    19. Mulakan tasbih dengan ucapan berikut sebanyak 33 kali:
    Maha Suci Allah

    20. Apabila genap bilangan tasbih, sambung dengan bacaan berikut:
    Maha Suci Allah dan segala puji bagiNya yang kekal selama-lamanya

    21. Mulakan tahmid dengan ucapan berikut sebanyak 33 kali:
    Segala puji bagi Allah

    22. Apabila genap bilangan tahmid, sambung dengan bacaan berikut:
    Segala puji tertentu bagi Allah, Tuhan yang Memelihara dan Mentadbirkan sekalian alam ke atas setiap keadaan dan dalam setiap keadaan dan nikmat.

    23. Mulakan takbir dengan ucapan berikut sebanyak 33 kali:
    Allah Maha Besar

    24. Apabila genap bilangan takbir, sambung dengan bacaan berikut:
    Allah Maha Besar, segala puji bagi Allah. Maha Suci Allah pagi dan petang. Tiada Tuhan yang disembah melainkan Allah Yang Maha Esa, tidak ada bersekutu denganNya sesuatu. Baginya kerajaan, baginya segala pujian. Dialah yang menghidupkan dan mematikan. Dialah Yang Maha Kuasa ke atas segala sesuatu dan kepada Allah jualah tempat kembali. Tidak ada daya dan tidak ada kekuatan, kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung. Aku mohon keampunan daripada Allah.

    Sumber: https://akuislam.com/blog/ibadah/wirid-doa-selepas-solat
  • Doa Untuk Ayah Dan Ibu


    Ya Allah…Ya Rahman..Ya Rahim…

    Ampunkanlah dosa kedua ibubapa kami,. setiap titik susu ibu yg mgalir dlm diri kami...kau gantilah dgn kebajikan utknya yg boleh mbawanya ke syurgaMu ya Allah...ya Rahman...pd setiap keringat yg mngalir pd tubuh ayah kami dlm mcari rezki kpd kluarga kami...kau gantikanlah dgn keampunan yg mbawa ke syurgaMu ya Allah. Sesungguhnya pengorbanan mereka tdk akan mampu kami membalasnya. Bahkan terkadang mereka hidup dlm kesusahan dan kesempitan, sdgkan kami berada dlm kesenangan dan kemewahan...Justeru kurniakanlah kpd kedua ibubapa kami tempat yg istimewa di syurgaMu ya Allah…..

    Aamiin3 ya rabbal'aa